Sunday, 11 November 2012

AKHLAKUL MAZMUMAH


A. Ananiah
1. Pengertian Ananiah
Kata ananiah berasal dari bahasa Arab ana yang berarti saya atau aku, kemudian mendapat
tambahan kata iyah. Ananiah berarti ’keakuan’. Sifat ananiah biasa disebut egois, yaitu sikap
hidup yang terlalu mementingkan diri sendiri bahkan jika perlu dengan mengorbankan
kepentingan orang lain.egois merupakan sifat tercela yang dibenci oleh Allah swt. dan manusia
karena cenderung berbuat sesuatu yang dapat merusak tatanan pergaulan kehidupan
bermasyarakat. Orang yang egois biasanya membangga-banggakan diri sendiri, mengganggap
orang lain hina dan rendah. Padahal Allah swt. dengan tegas tidak menyukai orang-orang yang
sombong dan membanggakan diri.
Firman Allah swt :
         
 “Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan
diri.” (QS. An Nisa : 36 )
Contoh Ananiah; suka membanggakan diri sendiri, merasa diri paling benar, menganggap
orang lain salah.
2. Menghindari Prilaku Ananiah
Untuk dapat menghindari perilaku ananiah bukanlah suatu hal yang mudah karena setiap
manusia pasti memiliki sikap egoistis. Hal-hal yang harus dilakukan agar terhindar dari
perilaku ananiah sebagai berikut :
a. Menyadari bahwa perbuatan ananiah dapat merugikan diri sendiri ataupun orang lain.
b. Menyadari bahwa perilaku ananiah apabila dibiarkan akan mengarah pada sikap takabur
yang dibenci Allah swt
c. Menghindari bahwa manusia diciptakan sama dan mempunyai hak yang sama.
d. Membiasakan diri untuk bersedekah dan beramal saleh
e. Menekan hawa nafsu dan memupuk sikap tenggang rasa.
3. Akibat buruk dari sifat ananiah atau egois antara lain :
a. jauh dari pertolongan dan rahmat Allah, sebab orang yang egois tidak suka menolong orang
lain.
b.Menumbuh suburkan sifat rakus, tamak, dan sombong.
c.Menimbulkan kebencian dan permusuhan , sehingga merugikan diri sendiri.
B. Gadab
Standar Kompetensi :
4. Menghindari Perilaku Tercela
1. Pengertian Gadab
Gadab (marah) secara bahasa artinya keras, kasar, dan padat. Orang yang marah (pemarah) di
sebut gadib. Gadab merupakan antonim(lawan kata)dari rida dan hilm(murah hati). Secara
istilah, gadab berarti sikap seseorang yang mudah marah karena tidak senang terhadap
perlakuan atau perbuatan orang lain. Amarah selalu mendorong manusia bertingkah laku buruk
atau jahat. Seorang pemarah tergolong lemah imannya karena berpandangan picik dan tidak
dapat mengendalikan hawa nafsunya. Sebaliknya, jika seorang berpandangan luas dan dapat
mengendalikan hawa nafsunya, maka ia akan bersikap arif atau bijaksana dalam menyelesaikan
setiap masalah.
Orang mukmin yang baik selalu bersedia memaafkan kesalahan saudaranya, baik yang diminta
ataupun tidak,karena hanya mengharapkan keridaan Allah swt.
Dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema'afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang
berbuat kebajikan.” ( QS. Ali Imran : 134 )
Contoh Ghadab; marah tanpa sebab, mudah tersinggung, tidak bisa mengendalikan diri.
2. Menghindari Perilaku Gadab
Adapun untuk menghindari perilaku gadab diantaranya:
a. Senantiasa membaca istigfar sambil menarik napas panjang.
b. Meninggalkan factor-faktor yang menyebabkan timbulnya marah.
c. Menyadari bahwa perilaku amarah sangat dibenci Allah swt. dan manusia
d. Berusaha belajar memiliki sikap lapang dada dan mudah memaafkan orang lain.
3. Akibat buruk sifat ghadab atau pemarah antara lain :
a. Dibenci Allah, Rasul-Nya, dan manusia.
b. Dapat merusak iman seseorang.
c. Menimbulkan dendam dan sakit hati.
d..Menimbulkan rasa kebencian dan permusuhan , sehingga merusak persahabatan dan
persaudaraan.
C. Hasad
1. Pengertian Hasad
Hasad (dengki) secara bahasa berarti menaruh perasaan benci, tidak suka karena iri yang amat
sangat kepada keberuntungan orang lain. Secara istilah ialah usaha seseorang untuk
mempengaruhi orang lain supaya tidak senang terhadap orang yang memperoleh
keberuntungan atau karunia dari Allah swt. Hasad biasanya timbul karena adanya permusuhan
dan atau persaingan untuk saling menjatuhkan. Hasad merupakan penyakit rohani yang sangat
berbahaya, karena harus dijauhi. Apabila dibiarkan ,akan dapat merusak dan menghilangkan
semua amal kebaikan seseorang.
Rasulullah saw. bersabda :
Artinya : “jauhkanlah dirimu dari sifat hasad karena sesungguhnya hasad itu memakan
kebaikan , ibarat api yang membakar kayu.” (HR. Abu Daud )
Contoh Hasad; mencemarkan nama baik orang lain, menjelek-jelekan orang lain karena iri, dan
suka memusuhi orang lain.
2. Menghindari Perilaku Hasad
Cara menghindari perilaku hasad antara lain :
a. Berusaha untuk mensyukuri setiap nikmat yang diberikan Allah swt.
b. Menyadari bahwa perilaku hasad sangat berbahaya dan harus dijauhi
c. Menyadari bahwa perilaku hasad dapat menghapus segala kebaikan yang dilakukan
Hadits belum ada
Pendidikan Agama Islam SMP Kelas VIII Semester 1/ MGMP-PAI KOTA BOGOR 25
apabila masih suka menghasad.
d. Berpikir positif atas segala kejadian yang menimpa kita.
e. Tetap percaya diri dan optimis dengan kekurangan yang kita miliki.
D. Gibah
1. Pengertian Gibah
Secara bahasa, gibah(menggunjing) ialah membicarakan keburukan (keaiban)orang lain. Secara
istilah berarti membicarakan kejelekan dan kekurangan orang lain dengan maksud mencari
kesalahan-kesalahannya, baik jasmani, agama, kekayaan, akhlaq ataupun bentuk lahiriyahnya.
Gibah tidak terbatas melalui lisan saja, namun bias terjadi dengan tulisan atau gerakan tubuh.
Apabila hal ini berhuibungan dengan agama seseorang ia akan mengatakan bahwa ia
pembohong, fasik ,munafik dan lain-lain.
Allah swt melarang keras perilaku gibah tersebut dan menyeru untuk menjauhinya, karena
gibah digambarkan dengan sesuatu yang amat kotor dan menjijikan .firman Allah swt:
 “Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah
seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik
kepadanya..”( QS. Al Hujurat : 12 )
Contoh Gibah; mengumpat dan suka membeberkan kesalahan orang lain
2. Menghindari Perilaku Gibah
Cara menghindari dari perilaku tercela antara lain :
a. Selalu mengingat bahwa perbuatan gibah ialah penyebab kemarahan dan kemurkaan
Allah swt.
b. Selalu mengingat bahwasanya timbangan kebaikan gibah akan pindah kepada orang yang
digunjingkannya.
c. Hendaknya orang yang melakukan gibah mengingat terlebih dahulu aib dirinya sendiri dan
segera berusaha memperbaikinya.
d. Menjauhi factor-faktor yang dapat menimbulkan terjadinya gibah
e. Senantiasa mengingatkan orang-orang yang melakukan gibah
E. Namimah
1. Pengertian Namimah
Secara bahasa, namimah berarti mengadu domba. Secara istilah, namimah berarti mengadu
domba atau menyabar fitnah antara seseorang dengan orang lain dengan tujuan agar saling
bermusuhan. Namimah termasuk perbuatan tercela yang harus kita hindari dalam kehidupan
sehari-hari, sebagaimana larangan Allah swt. dalam Al Qur’an :
         
Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi gina, yang banyak mencela yang
kian kemari menghambur fitnah, yang sangat enggan berbuat baik, yang melampaui batas lagi banyak dosa,
yang aku kasar selain dari itu yang terkenal kejahatannya.: (QS> Al Qalam 10 – 14 )
Contoh Namimah; bermuka dua, suka mengadu domba orang lain.
Pendidikan Agama Islam SMP Kelas VIII Semester 1/ MGMP-PAI KOTA BOGOR 26
2. Menghindari perilaku namimah
Di antara cara menghindari perilaku namimah ialah antara lain:
a. Menyadari bahwa perilaku namimah menyebabkan seseorang tidak masuk surga meskipun
rajin beribdah.
b. Jangan mudah percaya pada seseorang yang memberikan informasi negative tentang orang
lain
c. Menhindari factor-faktor yang menyebabkan terjadinya perilaku namimah, seperti
berkumpul tanpa ada tujuan yang jelas, menggosip dan lain-lain.

Seja o primeiro a comentar

:) :( ;) :D ;;-) :-/ :x :P :-* =(( :-O X( :7 B-) :-S #:-S 7:) :(( :)) :| /:) =)) O:-) :-B =; :-c :)] ~X( :-h :-t 8-7 I-) 8-| L-) :-a :-$ [-( :O) 8-} 2:-P (:| =P~ :-? #-o =D7 :-SS @-) :^o :-w 7:P 2):) X_X :!! \m/ :-q :-bd ^#(^ :ar!

Post a Comment

Statistik

Flag Counter
ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free Ping your blog, website, or RSS feed for Free

Total Pageviews

  © Learn-4all - Todos os direitos reservados.

Template by Dicas Blogger | Topo